RAMUAN TRADISIONAL MENORMALKAN TEKANAN DARAH


Resep 2 Bahan : Kopi Bubuk
15 gram Bubuk Coklat
20 gram Gula Aren
25 gram Susu Murni
250 ml Cara Pembuatan : Semua bahan diseduh dengan air panas secukupnya. Cara Pemakaian : Diminum sebelum makan pagi. Untuk sore hari sebaiknya membuat ramuan baru. Perhatian : Banyak istirahat dan tenangkan pikiran. Banyak makan sayuran dan buah-buahan. Makanan yang dimakan harus dikunyah lembut. Sering mandi dengan air hangat supaya bisa lekas tertidur. Makan makanan bergizi tinggi misalnya daging, ikan, kacang tanah, kacang kedelai, kelapa, gula aren dan lain-lain.
Resep 3 Bahan : Jeruk nipis
Daun bayam duri - Kuning telur ayam kampung - Madu murni
1 buah segenggam 1 butir 1 sendok makan
jadi satu lalud,
Cara Pembuatan : Kuning telur dan madu diaduk jadi sat, perasaan jeruk nipis. Bayam duri ditumbuk diambil sarinya Aduk semua bahan hingga tercampur. Cara Pemakaian : Diminum tiap pagi selama 5 hari. Selanjutnya 2 minggu sekali.
Resep 4 Bahan : Daun kacang panjang 25 gram Daun ketela/singkong 25 gram Daun bayam duri
25 gram Daun pepaya muda 25 gram Kelapa
secukupnya Garam dapur
secukupnya Cara Pembuatan : Bahan diatas dicuci hingga bersih. Rebuslah hingga masak Cara Pemakaian : Makanlah pada siang hari seperti makan nasi urap Resep 5
Bahan : lempuyang (@ sebesar ruas jari) kunyit sebesar ibu jari
Gula merah
3 iris liris
secukupnya
Cara Pembuatan: Cucilah lempuyang dan kunyit bersama kulitnya hingga benar-benar bersih, lalu diparut. Bubuhilah dengan gula merah yang telah dilumatkan, saring, peras, untuk diambil airnya. Kemudian rebuslah dengan 2 gelas air, biarkan mendidih sampai airnya tinggal 1 gelas. Angkat, dinginkan. Cara Pemakaian : Setelah dingin minumlah setiap menjelang tidur. Lakukanlah setiap hari secara teratur, Insya Allah dalam waktu 4 bulan kesehatan anda akan membaik.
5. Menormalkan Tekanan Darah
Jagalah benar-benar makanan dan minuman yang dikonsumsi. Seluruh makanan yang terlalu asin dan yang lezat-lezat terutama yang terdiri dari dagingdaging, hendaklah dipantang benar-benar.
Sayur-sayuran yang baik untuk dimakan seharihari adalah : kangkung dan wortel. Minumlah rebusan temulawak dan daun meniran. Buatlah selei dari buah wuni dan asam trengguli, sebab kedua macam buah ini dapat membersihkan darah dan membikin pikiran menjadi tenang dan sewajarnya TAN Makanlah buah pepaya setiap hari.
a PERPUSTAKIRAMARE 6. Malaria
Penyakit Malaria disebabkan oleh protozon ma Taria yang bersarang di dalam sel darah merah.
CAN DOKUMENTASI
Gejala : Badan kurang enak, kepala berat a kadang terasa pusing. Nafsu makan kur terasa pahit bila makan. Sering merasa mual dan mau muntah. Suhu badan naik kadang-kadang 40°C melalui tingkatan : • Tingkatan menggigil 30-60 menit. • Tingkatan panas kira-kira 3-4 jam. • Tingkatan berkeringat kira-kira 2-4 jam. Limpa bengkak dan terasa sakit bila dipijat. Muka pucat karena banyak kehilangan sel-s darah merah. Perawatan : Baringkan dan selimutilah dengan selimut te pada saat serangan menggigil. Kompres kepalanya dengan air dingin yang a campuran gilingan daun dadap srep, ada pulosari. Usahakan agar penderita tiap hari dapat me oleh sayuran (daun bayam, daun singkon kelintang, potroseli) dan buah-buahan yan
di pohon (pepaya, jeruk, jambu monyet,
nimpa penderita terasa sakit maka kol lengan air panas yang di masukkan ke di
Bila limpa penderita
Usahakan supaya pender
ingkong, daw ahan yang masan
nonyet, nanas ka kompresla i ke dalam botol 18 mandi dengan Panas/hangat
air panas berendam dengan air pana
1/2 genggam
2 sendok makan
Bahan : Daun sambiloto Madu Cara Pembuatan : Daun sambiloto dicuci bersih lalu direbus dengan air bersih 3 gelas, biarkan hingga tinggal 3/4 gelas. Sesudah dingin di saring, campurkan madu, aduk ampai rata. Cara Pemakaian : Diminum 3 kali sehari @ 3/4 gelas
Resep 2 Bahan : Serbuk biji Mahoni Air panas Madu
1/2 sendok teh 1/4 cangkir
1 sendok makan
Cara Pembuatan : Serbuk biji Mahoni diseduh dengan air panas dicampur madu lalu diaduk rata. Cara Pemakaian : Setelah diaduk rata, dalam keadaan hangat-hangat kuku diminum 3 kali sehari, tiap minum buat ramuan baru.
Resep 3 Bahan :
Daun pepaya agak muda
1/2 gelas
Air masak
3/4 cangkir secukupnya
ebesar biji randi
Garam Cara Pembuatan :
un pepaya dicuci bersih lalu ditumbu Daun diberi air masak dan garam sebesar biji Cara Pemakaian : Diminum sehari 3 kali tiap minum buat ta baru.
Resep 4 Bahan : Rindang temulawak 3/4 jari Air masak
2 sendok makan Madu
4 sendok makan Cara Pembuatan : Rindang temulawak dicuci lalu di parut, direma dengan air masak, diperas lalu disaring. Aduk dan tambahkan dengan madu. Cara Pemakaian : Minum 3 kali sehari @ 2 sendok makan.


PENGOBATAN TRADISIONALPENYAKIT AMBAIAN, IMPOTENS, TEKANAN DARAH RENDAH DAN TINGGI SERTA MENORMALKAN TEKANAN DARAH


1. Ambaien
Orang yang terkena penyakit ini tidak akan betah apabila duduk agak lama, apabila buang air besar terjadi pendarahan pada anus (dubur) nya.
Penyakit ini apabila telah parah, terpaksa harus menempuh jalan operasi. Oleh sebab itu apabila terkena penyakit ambeien, jangan biarkan menjadi parah. Untuk mengatasinya dapat memakai cara berikut :
Resep 1 Bahan : Beberapa buah tomat yang sudah masak. Cara Pembuatan : Buah tomat di godok dengan minyak kelapa sekitar 10 menit, rebusan ini disaring dengan sepotong kain. Cara Pemakaian : Oleskan pada wasirnya. Resep 2 Bahan : Daun Jambu muda
secukupnya
Pisang Klutuk muda 1 buah Cara Pembuatan : Cucilah daun jambu muda hingga bersih Parut pisang beserta kulitnya. Tumbuklah daun jambu dan parutan pisang hingga halus. Peraslah tumbukan dan di ambil airnya. Cara Pemakaian : Minumlah air perasan ramuan tadi setiap hari. Ulangilah sampai beberapa kali.
2. Impotens
Inilah masakan sehat dan nikmat untuk menyembuhkan impotens dengan makanan teratur masakan ini maka mereka yang impotens akan segera sembuh.
Bahan : Buah Pare
500 gram 2 Kerang hijau dikupas 50 gram Cabai hijau
100 gram Cabai merah
100 gram Tomat
150 gram Daun sembung
20 gram Kuning telur ayam
1 butir Cara Pembuatan : Kumis kucing, pegangan dan daun sembung di rebus dengan air 1 liter sampai masak. Cara Pemakaian : Telur ayam dipecah lalu diambil kuningnya saja.
Telan kuning telur ayam tersebut dalam keadaan ntah, baru kemudian minum rebusan ramuan
jamu di atas.
Takukan cara ini paling tidak selama seminggu. Perlu anda ketahui daun kumis kucing dan pe
con juga berkhasiat untuk melancarkan buang air kecil, menghancurkan batu empedu.
Air
3. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Resep 1 Bahan : Buah kesemek
1 buah Biji teratai
200 gram
750 cc Cara Pembuatan : Rebus biji teratai hingga mendidih. Iris-irislah buah kesemek lalu rebus hingga air menjadi 400 cc. Cara Pemakaian : Minumlah ramuan air tadi.
Resep 2 Bahan : Bawang putih
2 butir Air masak yang hangat
1 cangkir Cara Pemakaian : Bawang putih dikunyah halus hingga di telan, disusul minum air masak yang hangat 1 cangkir.
Lakukan cara ini sehari 3 kali. Resep 3 Bahan : Buah mengkudu yang telah masak 2 buah Cara Pemakaian : Buah mengkudu dicuci bersih lalu diparut Peras dan saring airnya untuk diminum Lakukan cara ini 2 atau 3 kali dalam sehari Resep 4 Bahan : Daun Meniran seperempat genggam. Cara Pembuatan : Daun Meniran ditumbuk atau digiling halus. Tambahkan air sedikit hingga matang setengah cangkir. Diperas dan disaring. Cara Pemakaian : Minum sekali habis. Lakukan cara ini 2-3 kali dalam sehari. Perhatikan!
Pemakaian daun meniran secara berlebihan akan menyebabkan penderita jadi impoten atau syahwat. Tetapi bagi penderita darah tinggi Sertai pembengkakan pada kaki, ada protein eni atau terdapat batu ginjal dianjurkan me
unda, ya 1. Karena obat ini akan berkhasiat ging
air
njurkan memakai
hat
untuk darah tinggi ya untuk penyakit
untuk penyakit tersebut di atas.


RAMUAN OBAT DARI TANAMAN SUKUN


ati dan selanjutnya menjadi kanker hati. Di sinilah daun cukun menunjukkan peranannya sebagai anti-kanker icet Mardhiyah Binti Rusdi dari Fakultas Kedokteran iversitas Padjadjaran, Bandung, telah dilakukan dengan menggunakan 15 tikus galur wistar berbobot 150-180 ar vang dibagi dalam tiga kelompok. Kelompok pertama (kontrol negatif) dan kelompok kedua (kontrol positif) masing-masing banya diberi air dan pelet. Sementara kelompok ketiga (perlakuan) diberi air. Pelet dan 4,75 persen infusa daun sukun. Pada hari keenam kelompok kedua dan ketiga diinjeksi CCI 8 ml/kg bobot badan (BB). Hasilnya, kadar SGPT kelompok III yang diberi infusa daun sukun lebih rendah (85.40 IU U daripada kelompok II (329.80 IU/L).
D. Mengatasi Penyakit Ginjal
Tak berfungsinya ginjal terjadi karena beberapa sebab. Di antaranya oleh endapan batu ginjal, pembesaran prostat, kencing manis, darah tinggi, atau penyakit imunologi. Dalam kasusnya, gagal ginjal disebabkan pembesaran prostat.
Secara medis, penurunan fungsi ginjal karena faktor usia pun akan lebih cepat berlangsung karena pembesaran prostat menyumbat saluran kemih. Daun sukun diyakini mengandung beberapa zat berkhasiat seperti asam rosianat, asetilcolin, tanin, riboflavin, dan sebagainya. Zat
juga mampu mengatasi peradangan. Selain itu, secara pris, daun sukun mampu menyelamatkan ginjal yang
sakit.
E. Mengatasi Penyakit Jantung
da 2004, penelitian dilakukan oleh para pakar dan a dan LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indones
mengobati sakit pa unsur seperti asam
tannin dan senyawa
menyimpulkan bahwa daun sukun dapat mengoba jantung karena mengandung beberapa unsur se hidrosianat, asetilcolin, ribofavlin, tannin dan se senyawa lainya. Masih berhubungan dengan sakit jantu daun sukun juga dapat mencegah penggumpalan torm kekentalan darah, kurangnya aliran darah ke jantung penebalan dinding pembuluh darah yang disebabkan lema menumpuk pada orta, dan penyakit kolesterol
Uji khasiat terhadap ekstrak daun sukun menunjukkan efek penurunan kadar kolesterol darah dan akumulasi lemak pada dinding pembuluh darah aorta pada mencit di laboratorium. Studi in vitro juga menyimpulkan, ekstrak daun sukun efektif melindungi jantung dari serangan iskemik akut. Uji toksisitas menunjukkan tidak ditemukannya efek samping toksik pada hewan uji, tidak memengaruhi fungsi jantung, ginjal dan hati, maupun profil hematologi.
Ramuan Obat Herbal
Kanker
Berikut ini resep-resep obat kanker dengan bahan daun sukun.
Resep 1 Bahan: 1 lembar daun sukun tua 8 gelas air Cara membuat:
Daun sukun dipotong kecil lalu direbus hingga air tersisa dua gelas.
Air rebusan diminum tiga kali sehari sesudah makan.
Resep 2 Bahan: 3 lembar daun sukun berukuran sedang berwama hijau 1-2 gelas air
Cara membuat: * Daun sukun dipotong 1-2 cm lalu direbus hingga
mendidih. Angkat rebusan setelah 30 menit mendidih. Ramuan ini diminum tiga kali sehari. Ampas hasil rebusan masih bisa dipergunakan untuk merebus ulang dengan jumlah air yang sama.
Resep 3 1 lembar daun sukun yang sudah tua 5 gelas air
Cara membuat:
Daun sukun dicuci hingga bersih lalu direbus. • Setelah mendidih, tambahkan air dan ditunggu
hingga mendidih dan hingga airnya tersisa menjadi separuhnya. Tambahkan kembali airnya sehingga menjadi lima gelas, lalu didisaring. Air rebus diminum rutin selam sebulan.
Ginjal
Resep 1 Bahan: 3 lembar daun sukun hijau tua 2 liter air Cara membuat • Daun sukun dicuci bersih pada air mengalir, lalu
dirajang dan dijemur sampai kering + Siapkan wadah lalu isi dengan air bersih. Usahakan
wadah tersebut terbuat dari gerabah tanah liat, tapi jika pun tak ada bisa juga memakai panci stainless
Steel . Masukkan daun sukuni lalu dimasak sampai
mendidih Sisakan air rebusan sampai volumenya tinggal
separuh • Tambahkan air bersih, dan didirikan lagi sampai
separuh, lalu saringlah air rebusan. Air rebusan diminum sampai habis.
Resep 2 Rahan 21 lembar daun sukun hijau tua Madu Cara membuat 4 Proses pembuatan ramuan persis seperti cara di
atas sehingga Anda punya sejumlah rajangan daun sukun kering, tapi dibagi-bagi menjadi
bungkus. • Setiap hari ambil sebungkus rebus, saring, dan
HL
Jika Anda termasuk tak tahan pahit, bisa ditambahkan sedikit madu setiap kali minum
Resep 3 Bahan: Daun sukun yang telah dikeringkan
Cara membuat: • Daun sukun direbus sampai mendidih • Air rebusan diminum setiap hari satu gelas.
Kolesterol
Resep 1 Bahan: Daun sukun Daun bangle Air
Cara membuat: * Campurkan segenggam daun sukun yang telah
dikeringkan dan bangle, lalu diseduh dengan air panas, seperti halnya membuat teh Ramuan diminum setiap hari sebagai pengganti
teh.
Resep 2 Bahan: 15 gr daun sukun kering Daun bangle
Air
Gula batu atau madu.

keyword: ramuan obat tradisional jantung bengkak, ramuan tradisional obat jantung, 
ramuan tradisional obat jantung koroner, ramuan tradisional obat jantung lemah, 
ramuan obat herbal jantung koroner

KHASIAT DAUN KELOR


terus menerus menis dengan antioksidana
benerus menjaga tubuh dari penyakit dan infeksi
ntioksidan, anti-inflamasi, sifat anti-alergi, dan antisvang terkandung di dalamnya.
lor mengandung kombinasi senyawa yang unik, yaitu osianat dan glukosinolat. Isotiosianat (ITC) merupakan
ang terdapat dalam berbagai tanaman, termasuk kelor, dan memiliki potensi sebagai agen kemopreventif.
Secara in vivo, isotiosianat telah menunjukkan aktivitas sebagai agen anti-kanker. Isotiosianat di alam berada dalam bentuk benzil isotiosianat (BITC), phenetil isotiosianat (PEITC), atau phenyl isotiosianat (PITC). Isotiosianat terlepas dari tanamannya melalui aksi enzim mirosinase setelah sel tanaman itu rusak, seperti saat dipanen atau saat dikunyah. Atas dasar fakta-fakta tersebut berbagai penelitian mengenai isotiosianat telah banyak dilakukan.
Bagaimana dengan daun kelor?
Keunggulan daun kelor terletak pada kandungan nutrisinya yang luar biasa, terutama golongan mineral dan vitamin. Setiap 100 gr daun kelor mengandung 3390 SI vitamin A. Jumlah ini dua kali lebih tinggi dari bayam dan 30 kali lebih tinggi dari buncis. Daun kelor juga tinggi kalsium, yaitu sekitar 440 mg/100 gr, serta fosfor 70 mg/100 gr.
C. Khasiat Anti-Kanker
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa mekanisme aksi isotiosianat adalah melalui induksi enzim pemetabolisme fase 1 dan enzim pemetabolisme fase 2. Efektivitas tanaman kelor sebagai agen anti-kanker juga
ukti dari beberapa publikasi penelitian yang menyatakan
wa benzyl isothiosianat (BITC) secara in vitro mampu menginduksi apoptosis terhadap sel kanker ova juga dapat menginhibisi pertumbuhan sel kanker pank
s terhadap sel kanker ovarium. BITC
BxPC-3 secara signifikan dengan IC_50 8 ÎYAM mel G2/M cell cycle arrest serta induksi apoptosis.
Ekstrak etanolik dari kelor berpotensi sebagai kemoprefentif terhadap karsinogenesis yang diseba oleh bahan kimia. PEITC mampu menginhibisi induksikan paru-paru oleh NNK melalui mekanisme pengurangan pembentukan DNA adduct dan juga dapat menginduksi apoptosis.
Kelor memang dapat mencegah pembentukan atau menghancurkan tumor dan kanker karena mengandung isothiocyanate benzil. Banyak studi ilmiah telah menunjukkan bahwa bahan kimia tersebut memiliki kemampuan anti-kanker dan chemoprotective. Orang yang sedang menjalani kemoterapi membutuhkan kemampuan chemoprotective karena akan memperkuat sel-sel mereka dan membantu mereka bertahan dari efek pengobatan kanker.
Menyembuhkan Diabetes
Daun kelor terbukti menyembuhkan penyakit diabetes Hal ini telah dibuktikan oleh Jaiswal Dolly se
Departemen Kimia Universitas Allahabad, India. Menurutnya, kandungan yang terdapat pada daun kelor lebih manjur menurunkan kadar gula darah dibanding Glipizide, obat yang biasa dianjurkan para dokter untuk mengobati diabetes.
Daun kelor pun mengandung sejumlah besar asam oleat. Sebagaimana semua senyawa nutrisi tinggi lainnya vang terkandung pada daun kelor, asam oleat tidak diproses atau disintesis dengan cara apa pun sehingga tersedia untuk diserap secara langsung oleh tubuh.
Selain mengandung asam oleat dengan kadar sangat tinggi (73 persen), daun kelor juga padat nutrisi penting lainnya yang membantu dalam memerangi diabetes. Bahkan secara harfiah tidak ada jenis tanaman lain di Bumi yang lebih padat nutrisinya dibanding kelor.
Diabetes retinopati atau kerusakan mata dari diabetes berkepanjangan terjadi pada sekitar 40 persen orang Amerika yang didiagnosis menderita diabetes. Hal ini bisa menyebabkan kehilangan penglihatan dan kebutaan dari waktu ke waktu. Kelor sangat kaya dengan vitamin A (daun segar mengandung empat kali dan serbuk daun mengandung 10 kali lipat vitamin A dalam wortel) yang terbukti mampu membangun kekuatan kornea,
hentikan peradangan mata, serta mengurangi risiko degenerasi makula.
min C penting untuk produksi yang tepat dan Insulin. Kekurangan vitamin C dapat mempengaruh puan pankreas untuk mengeluarkan insulin, yang
kemampuan pankre

keyword: ramuan tradisional obat kanker hati, ramuan obat herbal kanker hati, 
ramuan obat tradisional kanker serviks, ramuan obat tradisional kanker rahim

KARAKTER TANAMAN BINAHONG


Tanaman binahong (Anredera cordifolia (Tenore adalah tanaman obat yang tumbuh di dataran rendal maupun dataran tinggi. Tanaman ini berasal dari Ch dan menyebar ke Asia Tenggara. Di Benua Eropa mai Amerika, tanaman ini cukup dikenal, tetapi para ahlid belum tertarik untuk meneliti serius dan mendalam beragam khasiatnya sebagai obat telah diakui.
Di Indonesia tanaman binahong sering digunakan sebagai hiasan gapura yang melingkar di atas jalan tam Namun masyarakat juga memanfaatkan binahong untuk membantu proses penyembuhan penyakit-penyakit berat seperti stroke, asam urat, dan diabetes.
Binahong termasuk dalam famili Basellaceae yang merupakan salah satu tanaman obat. Seluruh bagian tanamannya dapat dimanfaatkan, mulai dari akar, batang, daun, umbi, dan bunganya. Tetapi yang paling sering digunakan untuk ramuan obat adalah bagian daunnya.
A. Deskripsi Tanaman
Binahong tumbuh menjalar dan panjangnya dapat mencapai 5 m, berbatang lunak berbentuk silindris dan pada sela-sela daun dan tangkai terdapat seperti umbi yang bertekstur kasar. Adapun klasifikasi tanaman ini adalah:
Kerajaan : Plantae Sub-Kerajaan : Tracheobionta Superdivisi
: Spermatophyta Divisi
: Magnoliophyta Kelas
: Magnoliopsida Sub-Kelas
: Hamamelidae Ordo
: Caryophyllales Famili
: Basellaceae Genus : Anredera Spesies
: Anredera Cordifolia (Tenore) Steenis
Berikut ini deskripsi tanaman binahong.
1. Daun
Daun binahong adalah tunggal. Ia mempunyai tangkai yang pendek, bersusun berselang-seling, dan berbentuk jantung. Panjang daun adalah 5-10 cm dan lebar 3-7 cm. Tebal daun adalah 0,1-0,2 mm dan panjang tangkai daun 1-3 cm. Helaian daun tipis lemas, ujungnya runcing, pangkalnya berlekuk, tepinya rata, permukaannya agak licin, dan bisa dimakan.
2. Akar
Akar tanaman binahong berbentuk rimpang dan berdaging lunak.
3. Batang
Batang tanaman binahong adalah lunak. Bentuknya silindris, saling membelit, dan berwarna kemerahan. Bagian dalamnya solid sedangkan permukaannya halus. Jika tanaman sudah tua, batangnya berubah berwarna putih kusam dan agak mengeras.
Panjang batang dan cabang tanaman binahong bisa mencapai 20-30 m. Diameter pangkal batang mencapai 3,5 cm pada tanaman umur tiga tahun, membentuk semacam umbi atau rimpang yang melekat di ketiak daun dengan bentuk tak beraturan serta bertekstur kasar.
4. Bunga
Bunga binahong keluar dari ketiak daun pada setiap inting. Dari setiap tangkai bunga akan keluar 40-60 kuntum unga berwarna putih yang berukuran kecil, mahkotanya Varna krem keputih-putihan berjumlah lima helai tidak katan, bunga majemuk berbentuk tandan, bertangkai
panjang, panjang helai mahkota adalah 0,5-1 cm, dan berbau harum. Bunga akan muncul pada tanaman yang sudah berumur 2,5-3 tahun.
5. Umbi
Umbi yang keluar dari setiap ketiak daun binahong pada awalnya berbentuk bulat agak kasar. Ia keluar seperti bulu dengan ukuran panjang sekitar 1-3 mm.
Umbi binahong muncul pada tanaman yang berumur dua bulan lebih. Kulit umbi berwarna hijau kecoklatan dan daging umbi berwarna putih. Panjang umbi adalah 5-17 cm dan diameternya 1-4 cm.
daun binahong dengan + dan etanol telah dilakuka n aktivitas penangkap
tamin E. Nilai IC50 rsen radikal bebas pada Nilai IC50 tertinggi adalah
tu 49,29 mg/ml. Artinya, bebas ekstrak etanol daun
Penelitian yang mengekstrak daun bir elarut petroleum eter, etil asetat, dan eta ebagai ujian untuk membandingkan aktivi adikal bebas di antara binahong tau nilai penghambatan 50 persen radikal be itamin E sebesar 18,03 mg/ml. Nilai IC50 ter kstrak etanol daun binahong, yaitu 49,29 ma, emampuan menangkap radikal bebas ekstrak et binahong hampir menyamai vitamin E sekalipun.
Kandungan senyawa aktif pada ekstak etanol daun binahong diduga paling banyak dan aktif. Etanol merupakan senyawa polar, sedangkan antiradikal umumne dikarakterisasi oleh gugus senyawa fenolik yang juga bersifa polar sehingga lebih banyak tersari.
Senyawa flavonoid juga diduga paling berperan dalam menangkap radikal bebas. Senyawa itu umumnya memiliki struktur fenolik yang bersifat antiradikal.
Binahong sebagai antioksidan memiliki manifestasi klinis yang luas, antara lain mengarah ke anti-kanker. Ketika suatu radikal dapat menyebabkan karsinogenesis, maka antioksidan menghambatnya.
D. Mengatasi Kolesterol Jahat
Secara empiris, daun binahong manjur menga kolesterol. Sudah lama masyarakat memantad sebagai penurun tekanan darah tinggi, koles gula darah, serta mempercepat penyemp penelitian Guru Besar Sekolah Farmasi
ng Prof. Dr. Elin Yulinah Sukandar Apt.me hal tersebut. Sedangkan hasil penelitian rekan-rekan dari Universiti Malaysia Yang dalam Journal of Agricultural Science, s
akat memanfaatkan binahong an tinggi, kolesterol, dan
embuhan luka. Hasil asi Institut Teknologi
Apt. menegaskan nelitian Sri Murni Astuti da
sia Pahang, yang dimud ence, secara tidak langsung.

keyword: ramuan obat tradisional asam urat dan kolesterol, ramuan obat tradisional penurun kolesterol, ramuan obat tradisional kolesterol tinggi, ramuan obat tradisional untuk kolesterol


KARAKTER DAUN KELOR UNTUK OBAT



Indonesia tanaman kelor dikenal dengan berbagai nama. Masyarakat Sulawesi menyebutnya kero, wori, kein atau keloro. Orang-orang Madura menyebutnya maronooit Di Sunda dan Melayu disebut kelor. Di Aceh disebut mure Di Ternate dikenal sebagai kelo. Di Sumbawa disebut kawone Sedangkan orang-orang Minang mengenalnya dengan nama munggai. Berikut ini gambaran mengenai tanaman tersebut.
1. Batang
Kelor termasuk jenis tanaman perdu yang dapat memiliki ketingginan batang 7-12 m. la merupakan tanaman yang berbatang dan termasuk jenis batang berkayu sehingga batangnya keras dan kuat. Bentuknya sendiri adalah bulat (teres) dan permukaannya kasar. Arah tumbuhnya lurus ke atas atau biasa yang disebut dengan tegak lurus (erectus).
Percabangan pada batang tanaman kelor merupakan cara percabangan simpodial dimana batang pokok sukar ditentukan karena dalam perkembangan selanjutnya mungkin ia menghentikan pertumbuhannya atau kalah besar dan kalah cepat pertumbuhannya dibanding cabangnya. Arah percabangannya tegak (fastigiatus) karena sudut antara batang dan cabang amat kecil sehingga arah tumbuh cabang hanya pada pangkalnya saja sedikit lebih serong ke atas, tetapi selanjutnya hampir sejajar dengan batang pokoknya.
2. Akar Akar tunggang tanaman kelor berwarna putih dan
seperti lobak. Ia memiliki bau tajam yang khas. erakaran kelor memang dalam, membentuk akar tunggang yang lebar dan serabut yang tebal tanaman kelor yang diperbanyak dengan membentuk akar tunggang.
an serabut yang tebal. Sedangkan
3. Kulit Akar
Kulit akar tanaman kelor mempunyai rasa, berbau tajam in pedas. Bagian dalamnya berwarna kuning pucat dan hergaris halus tetapi terang serta melintang.
Permukaan luar kulit akar agak licin sedangkan permukaan dalamnya agak berserabut. Bagian kayunya berwarna coklat muda atau krem berserabut, dan sebagian besar terpisah.
4. Daun
Daun kelor memiliki karakteristik bersirip tak sempurna, kecil, berbentuk telur, dan berukuran sebesar ujung jari. Helaian anak daun berwarna hijau sampai hijau kecoklatan. Bentuk helaian adalah bundar telur atau bundar telur terbalik. Panjang helaian 1-3 cm, dan lebar 4 mm sampai 1 cm.
5. Bunga
Bunga tanaman kelor muncul di ketiak daun (axillaris), bertangkai panjang, kelopak berwarna putih agak krem, dan menebar aroma khas. Bunga ini berwarna putih kekuningkuningan terkumpul dalam pucuk lembaga di bagian ketiak dan tudung pelepah bunganya berwarna hijau.
Malai terkulai 10-15 cm, memiliki lima kelopak yang mengelilingi lima benang sari dan lima staminodia. Bunga kelor keluar sepanjang tahun dengan aroma bau semerbak.
6. Buah atau Polong
Kelor berbuah setelah berumur 12-18 bulan. Buah atau polong kelor berbentuk segi tiga memanjang yang
k segi tiga memanjang yang disebut Jawa) dengan panjang 20-60 cm. Buah ini ketika a berwarna hijau dan setelah tua menjadi coklat.
klentang (Jawa) dengan p
berubah berwarna coklat
Biii di dalam polong berbentuk bulat. Ketika muda biji berwarna hijau terang dan berubah berwarna co kehitaman ketika polong telah matang dan kering.
Ketika kering, polong membuka menjadi tiga bagian dalam setiap polong rata-rata berisi antara 12 dan 35 bij
7. Biji
Biji kelor berbentuk bulat dengan lambung semipermeabel berwarna kecoklatan. Lambung sendiri memiliki tiga sayap putih yang menjalar dari atas ke bawah.
Setiap pohon dapat menghasilkan 15.000 dan 25.000 biji per tahun. Berat rata-rata per biji adalah 0,3 gr.
B. Kandungan Kimia
Kelor kaya dengan nutrisi, vitamin, mineral dan asam amino yang penting dalam menjaga tubuh tetap bugar. Kelor juga sarat dengan vitamin A dan C, zat besi, kalsium, protein, kalium, dan berbagai nutrisi lainnya yang dapat membantu sel-sel tubuh melawan kanker dalam tubuh. Memasukkan kelor dalam diet harian sama artinya dengan

DESKRIPSI TANAMAN SUKUN DAN KHASIATNYA


sukun (Artocarpus altilis) lebih banyak dikenal nya dapat dijadikan penganan yang digoreng sukun untuk mie dan roti. Buah sukun berwarna
Tanaman sukun (Artocarp karena buahnya dapat dii atau tepung sukun untuk m putih ketika dimasak sangat lunak serta berserat.
ih ketika dimasak sehingga daging buah sukun meni
cun sangat potensial untuk dikembangkan menjadi obat pencegah berbagai penyakit. Daun sukun sendiri bisa digunakan untuk mengobati penyakit hati, inflamasi, jantung, ginjal, dan sirosis (kanker hati).
A. Deskripsi Tanaman
Berikut ini klasifikasi tanaman sukun. Kingdom : Plantae Divisio : Magnoliophyta Class : Magnoliopsida Ordo : Urticales Familia : Moraceae Genus
: Artocarpus Spesies : Artocarpus communis
Buah sukun terbentuk dari keseluruhan kelopak bunganya, berbentuk bulat atau sedikit bujur. Sukun bukan buah bermusim meskipun biasanya berbunga dan berbuah dua kali setahun.
Kulit buah sukun berwarna hijau kekuningan dan dapat segmen-segmen petak berbentuk poligonal. men poligonal ini dapat menentukan tahap kematangan
buah sukun.
B. Kandungan Kimia
Buah sukun mengandung nias
karbohidrat, kalium
kun mengandung niasin, vitamin C, riboflavin,
min, natrium, kalsium, dan besi. Pada
a artoindonesianin dilakukan untuk menguak lebih til khasiat daun sukun. Hal tersebut penting lantaran artoindonesianin dapat berfungsi sebagai inhibitor.
Kebanyakan sel-sel kanker (tumor ganas) pada manusia atau penyakit serius lainnya secara molekuler selalu dihubungkan dengan kegagalan fosforilasi protein akibat
avunya ditemukan senyawa turunan flavanoid yang terprenilasi, yaitu artonol B dan sikloartobilosanton. Kedua senyawa terebut telah diisolasi dan diuji bioaktivitas antimitotiknya pada cdc2 kinase dan cdc25 kinase.
Daun sukun juga mengandung senyawa polifenol, asam hidrosianat, tannin. quercetin, dan artoindosianin. Senyawa artoindosianin dan quercetin merupakan kelompok senyawa turunan flavonoid yang berfungsi sebagai zat antioksidan dan banyak digunakan sebagai komponen aktif dalam obat-obatan.
Flavanoid adalah senyawa polifenol yang secara umum mempunyai struktur phenylbenzopyrone (C6-C3-C6). Flavanoid dan derivatnya terbukti memiliki aktivitas biologi yang cukup tinggi untuk mengatasi kanker. Berbagai data dari studi laboratorium, investigasi epidemiologi, dan uji klinik pada manusia telah menunjukkan bahwa avanoid memberikan efek signifikan sebagai perawatan kanker dan kemoterapi.
Artoindonesianin adalah senyawa kimia yang kerangka dasarnya dibentuk dari molekul artoindonesianin E yang terprenilasi, teroksigenasi, atau tersiklisasi. Senyawa flavanoid umumnya bersifat antioksidan dan banyak dipakai sebag komponen bahan baku obat-obatan. Riset molekuler lebih jauh tentang
40
i protein kinase atau
sel. Oleh karena itu artoindonesianin
dapat menjadi salah satu
aktivasi atau ekspresi berlebih dari protein kir hilangnya inhibitor sel. Oleh karena itu. sebagai inhibitor protein kinase dapat menia senyawa untuk pengobatan anti-kanker.
C. Khasiat Anti-Kanker
Daun sukun memang mengandung senyawa flavonoid yang berguna sebagai anti-kanker. Tapi, bagaimana mekanismenya?
Beberapa teori mengenai mekanisme flavonoid sebagai anti-kanker adalah: • Flavonoid sebagai oksidan, yakni melalui mekanisme
pengaktifan jalur apoptosis sel kanker. Mekanisme apoptosis sel pada teori ini merupakan akibat fragmentasi DNA yang diawali dengan lepasnya rantai proksimal DNA oleh senyawa oksigen reaktif seperti radikal hidroksil. Senyawa ini terbentuk dari reaksi redoks Cu(II). Senyawa tembaga tersebut almoon oleh flavonoid dari ekstra sel maupun intra sel, terul
dari kromatin. Flavonoid sebagai antioksidan berupa Reactive Oxygen Species (ROS).
erupa proteksi terhadap
onoid sebagai penghambat proliferası tu
atau kanker yang salah satunya aktivitas protein kinase sehingga menc tranduksi sinyal dari membra
ngan menginhibisi
hingga mencegah jalur
ai dari membran sel ke inti sel.
Flavonoid menghambat yang berperan pada pertun
Khasiat daun sirsak untuk an dalam munculnya penyakit hepatitis. Hepatitis kronis aktif lama
otor tirosin kinase Fl-sel kanker.
pada pertumbuhan sel-sel kan
sak untuk anti-kanker antara! nya penyakit kanker hati.